Kullu Nafsin Zaikatul Maut

MATI itu pasti, sesuai dengan firman Tuhan “kullu nafsin zaikatul maut” setiap yang bernyawa pasti mati. Bila kematian datang menghampiri seseorang maka tidak ada upaya yang mampu mempercepat dan juga tidak ada yang mampu memperlambat walaupun sebentar, berdasarkan firman-Nya “Faiza ja’a ajaluhum la yasta’khiruna saah wala yastaqdimun”. Secara psikologi banyak orang yang ditinggalkan si mayit  tidak siap menerima takdir bahwa kamatian adalah kehendak Tuhan, karena itu Tuhan memberi jalan keluar kepada mereka melalui firman-Nya “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” Sesungguhnya kita adalah milik Allah dan kepada-Nya kita kembali. Itulah beberapa potongan ayat yang berbicara tentang kematian, tentu masih banyak ayat atau hadis yang lain, dari kesluruhannya dapat kita simpulkan bahwa kematian itu pasti.

Mbah Moton Meninggal dunia, 14 Agustus 2013

Rabu, 14 Agustus 2013, telah meninggal dunia Mbah Moton, yang beralamat di RT 4 RW 2 Kel. Ganjar Agung Kec. Metro Barat  Kota Metro telah meninggal dunia di usia 125 tahun. Belia dilahirkan di Ponorogo Jatim 1888. Mbah Moton di Lampung datang tahun 1936 pada zaman itu ada kolonisasi di Metro. Beliau termasuk tokoh masyarakat yang ikut membuka (babat alat) kota Metro.

Dalam sambutannya Lurah Suparjo Rustam , berterima kasih atas jasa-jasa beliau selama hidup dan berjuang di kota Metro, 

Mbah moton meningalkan 7 anak, 29 cucu, 67 cicit, 7 canggah.

Selamat jalan Mbah Moton semoga diterima amal ibadahnya disisi Allah SWT, diampuni segala dosanya. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: